Skip to content
You are here: Home arrow Visi & Misi
VISI & MISI PDF Print E-mail
Friday, 14 November 2008
Pusat Studi Bencana IPB didirikan dan beroperasi sejak Juni 2007 berdasarkan Surat Keputusan LPPM IPB Nomor 207/I3.11/OT/2007. SK tersebut dipahami sebagai landasan formal sementara untuk kemudian diproses lebih lanjut berupa pengusulan Pusat Studi di IPB yang dikeluarkan melalui SK Rektor IPB.  

VISI

PSB LPPM IPB menjadi pusat studi terkemuka yang mengembangkan strategi komprehensif dan metode integratif dalam peningkatan efektivitas penanggulangan bencana, sebagai hasil kajian holistik dalam optimalisasi IPTEK.  

MISI

  1. Menganalisis kebijakan dan program pembangunan yang berisiko timbulnya bencana serta optimalisasi iptek untuk pengurangan risiko bencana, efektivitas tanggap darurat saat bencana serta efektivitas rehabilitasi pasca bencana
  2. Menyediakan data dan informasi, rumusan hasil dan rekomendasi kajian sebagai dasar penetapan kebijakan dan program pemerintah pusat dan daerah serta masyarakat dalam penanggulangan bencana;
  3. Mengembangkan model prediktibilitas bencana, model pemulihan masyarakat dan model wilayah pasca bencana berbasis sumberdaya alam dan potensi ekonomi local.
  4. Memberikan pertimbangan mengenai pedoman dan prosedur tetap baik pada saat tanggap darurat, maupun rehabilitasi pasca bencana, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok korban, eliminasi dan reduksi dampak psikologis atau trauma bagi individu dan keluarga korban bencana
  5. Memperbaiki persfektif masyarakat terhadap bencana serta mengembangkan sistem kesiapsiagaan termasuk sistem ketahanan keluarga (family resilience) dan ketahanan pangan (food security) masyarakat melalui pendidikan dan sosialisasi
  6. Mendukung pengembangan dan peningkatan basis data serta pertukaran dan penyebarluasan data untuk keperluan pengkajian serta memperkuat kapasitas teknis dan ilmiah untuk mengembangkan dan menerapkan metodologi dan berbagai model pengkajian terkait bencana.  
Last Updated ( Friday, 21 November 2008 )
 

Event Calendar

xs8sA-n{ILa Pb,-CқI!P:IDz%= RbNߠw&h<OrdRD\6M=AyРoX>7~$wivsj6wyp^}PNb`P]WY-#f6; <ӊn()i :])YI\wL`S"F_ZmmG~@Gh=26y:ܜQ6 @cE7gRSvߘ 7~ac#567=(3:aád R#j.-؂֧lbdI\@@ )E5N{ {Ehu;fȘUXzoq:1 6-S9ܛM/$'_^yHze ,U}sPADO " lΊEG,<+\m` '^VKA}Z.ej .՛CKkgZ?B튕ebd‘Meph( ?ۍ=k4KJorTk@I(ղ@zMv'$[ŭ.DR76Z6b9 Ka})g/CBd 6D+zu,KS^Evn3V[&s%->8&L) 2 ;y9פ߬ITnjN{ЏƬ\uͰ q@#PuS|TuH?A[ئ)8*ڣUd5?Us3BfN2NňZ nQj+&:_^o6a)zTUzt%B^^9D%fE!fD*(Z9Dz(~DsXDzJ>1Y̩]rsj0v1! sy C@_"xS9f ǗP}~\9 @g'u[^'+(eR; 52}\N;zT̸7| ydN_ '7*|d)U#zD)f#4%c\ WzlYIPO (M!k,oGmvZ;n mѦ>j2>$M#Ϫ0MY-]]|g[d|W1pu5ߦ 9 F0:24j@]ms